Politikus Muslim As di Ancam Akan di Bunuh Pendukung Donal Trump Ditangkap

Ancam Bunuh Politikus Muslim AS, Pendukung Donald Trump Ditangkap
***Ilustrasi IIham Omar***
Bandar Bola Online  -  Donald Trump  Presiden Amerika Serikat dan stasiun televisi Fox News dituding menyebarkan isu Islamofobia di negara tersebut. Tudingan itu muncul menyusul penangkapan seorang pendukung kubu Republik yang mengancam akan membunuh Ilhan Omar, politikus Demokrat asal negara bagian Minnesota. Omar merupakan salah satu wanita muslim pertama Kongres AS.

 Dia Patrick Carlineo, dari Addison, negara bagian New York, ditangkap pada hari Jumat dan didakwa melakukan panggilan telepon yang mengancam ke kantor Omar, demikian sebagaimana dikutip dari The Guardian pada Senin (8/4).

Judi Bola Online  - Menurut FBI, Carlineo mengatakan kepada anggota staf: "Apakah Anda bekerja untuk Ikhwanul Muslimin? Kenapa kau bekerja untuknya, dia teroris sialan. Saya akan menembakkan peluru ke tengkoraknya."

Meskipun Fox News tidak disebutkan dalam keluhan terhadap Carlineo, salah seorang anggota Kongres AS asal New York, Alexandria Ocasio-Cortez, menarik hubungan langsung antara pernyataan kontroversial yang dibuat oleh presenter Jeanine Pirro dan ancaman terhadap Omar.

Bulan lalu Pirro mengkritik Omar yang berkerudung, menanyakan apakah itu menunjukkan "kepatuhannya pada hukum syariah, yang dengan sendirinya bertentangan dengan konstitusi Amerika Serikat".

Dalam sebuah twit pada hari Sabtu, Ocasio-Cortez menyiratkan ada hubungan sebab akibat antara komentar Pirro dan ancaman kematian terhadap Omar.

"Saya pikir Jeanine Pirro menggunakan stasiun televisi Fox (untuk) mendorong orang berpikir bahwa kerudung mengancam. Dia juga mengimbau orang untuk berbicara kebijakan, bukan keputusan pribadi (dalam berkerudung)," twit Ocasio-Cortez.

Saat ini, Fox News menangguhkan siaran Pirro selama dua pekan ke depan, namun tidak disebutkan alasan resminya.

Prediksi Bola Online -  Sementara itu, berselang tidak lama setelah penangkapan Carlineo, Donald Trump mengejek Omar di depan hadapan para pendukung Partai Republik dari kelompok Yahudi.

Dengan sarkastis, Trump berpura-pura berterima kasih kepada Omar atas dukungannya terhadap Israel, dengan mengatakan: "Oh, saya lupa. Dia tidak menyukai Israel, saya lupa, saya minta maaf. Tidak, dia tidak suka Israel, kan? "

 Berita Bola Online - Omar sendiri tidak menanggapi secara langsung sindiran Donald Trump, dan hanya mengetwit: "Tuhanku, maafkan orang-orang tersebut karena mereka tidak tahu."

Meski tidak secara terperinci menyebutkan siapa orang yang dimaksud dalam ciutannya, namun banyak pihak menduga bahwa hal itu merupakan tanggapan terhadap sindiran Trump.

Cari  Situs Judi Online  ?  Silahkan hubungi customer service kami

( – ) Website www.dewa633.vip
( – ) BBM : DB6658CB
( – ) LINE : DEWA633
( – ) WA : +62 822 4627 6152

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.