Pengusaha Sukses di Negeri Paman Sam Asal Indonesia
![]() |
| ***Freddi Simom*** |
Bandar Bola Online - Memiliki nama lengkap Freddie Simon, pria kelahiran Kota Malang, 1 November 1948 merupakan sesosok pria yang ramah, bersahaja, dan rendah hati. Pria yang 46 tahun menetap di Amerika ini selalu menghadirkan semangat dalam setiap kehidupan, salah satunya adalah semangat berolahraga dan semangat bergolf.
Ketika dijumpai pada kesempatan acara golf di Riverside Golf Course, Freddie banyak mengisahkan dan berbagi pengalaman suksesnya di luar negeri. Bahkan, ia juga mengisahkan kecintaannya terhadap olahraga golf yang sudah ditekuninya selama 20 tahun lebih.
Freddie termasuk pria pekerja keras dan selalu on fire dalam situasi apa pun. Terbukti dari kerja kerasnya selama ia menetap lama di Amerika, kini ia sudah memiliki perusahaan besar di Amerika khususnya dalam bidang besi yang terbilang sangat sukses.
Judi Bola Online - Freddie yang juga sahabat karib dari Ibu Megawati Soekarno Putri, yang merupakan mantan presiden Republik Indonesia yang ke-5 ini memberikan kepercayaan penuh kepadanya untuk memimpin dan mengurusi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Amerika Serikat.
Saya dipercaya oleh Ibu Mega untuk memimpin DPD-PDIP di Amerika. Saya sebagai kepala bagian luar negeri bertugas untuk mengurusi, menerima masukan, dan jika ada kendala, kritik, saran, ataupun uneg-uneg bisa melewati saya. Di Amerika ada cabang PDIP sebanyak 9 wilayah bagian dan saya semua yang mengurusi,” ungkapnya bersemangat.
Perjuangan Freddie di Amerika
Freddie banyak mengisahkan dan berbagi pengalaman ketika bagaimana ia berjuang keras untuk menjadi ‘sesuatu’ di negara Paman Sam tersebut. 19 tahun adalah usia dimana Freddie menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di Amerika.
Prediksi Bola Online - Begitu ia lulus dari STM di Kota Malang, ia terbang ke Amerika dengan biaya sendiri. Melihat kondisi keluarganya yang kurang mendukung untuk melanjutkan study di Amrik, maka Freddie tak tinggal diam untuk berjuang dan bekerja di sana.
Semua bermula dari nol, ia bekerja pada perusahaan besi di Amerika. Ia terus belajar, berjuang, selalu tekun, dan tak mengenal lelah untuk dapat meng-improve skill-nya. Terbukti dari kerja keras dan semangatnya, beberapa tahun kemudian ia bisa membuat perusahaan yang sama yakni masih berhubungan dengan besi.
Perusahaannya kala itu terbilang belum besar, ia semakin terpacu untuk terus berhasil. Berkat performa, kepercayaan diri, ketekunan, dan kerja kerasnya maka beberapa hotel di Las Vegas, Los Angeles memakai jasanya dan bekerja sama.
Terbukti dengan manufacturer, engineering, desain, dan arsitek yang luar biasa sehingga dapat menyakinkan customer untuk terus ber-partner dengan perusahaan besi milik Freddie. Nama Freddie semakin menggema di seluruh antero Amerika bahkan Eropa dan Asia, sehingga banyak yang mengajaknya bekerja sama.
Selama 46 tahun menetap di Amerika, Freddie paling lama menetap di Los Angeles dan California. Bahkan ia mengisahkan bahwa setiap bagian wilayah di sana sudah pernah ditinggali olehnya. Namun, ada 1 wilayah yang paling ia sukai yakni California.
“Saya paling suka di California, di sana tidak terlalu panas dan banyak orang Asia bahkan orang Indonesia banyak sekali yang tinggal di sana, hampir 30.000 orang. Banyak pula orang Indonesia yang membuka restoran dengan menu masakan Indonesia yang sangat digemari oleh setiap pengunjung, khususnya Belanda,” jelasnya.
Walau sudah 46 tahun stay di Amerika, Freddie tetap tak melupakan negara tercintanya, Indonesia. Bahkan, ia tetap mengunjungi Indonesia setiap 1 bulan sekali. “Saya tetap mencintai Indonesia dan setahun bisa sampai 4 kali bahkan lebih berkunjung ke Indonesia,” seloroh ayah 3 putra ini.
Freddie dan Hobi Golfnya
Freddie menyukai olahraga asal Skotlandia ini sejak 20 tahun silam. Ia tak tanggung-tanggung untuk berkompetisi golf di seluruh padang golf di Amerika. Ia mengakui, semua golf course di Amrik sudah pernah ia kunjungi.
Sebut saja padang golf terbaik sekelas Pebble Beach Golf dan Kapalua Golf di Hawaii. Bahkan Freddie pernah mendapat invitation untuk bermain golf di padang golf kelas ‘wow’ milik orang terkaya di Amerika.
Saya dulu pernah mendapat undangan dan bermain golf di salah satu padang golf milik orang terkaya di Amerika. Biasanya disebut sebagai private club. Jadi, rumahnya tersebut dikelilingi oleh lapangan golf yang sangat indah,” ungkapnya kembali.
Freddie juga menjelaskan jika fee untuk bermain di golf course Amerika terbilang sangat murah. Didukung fasilitas yang lengkap dan pemandangannya yang indah, pegolf hanya mengeluarkan biaya sebanyak 12 USD saja dan sudah bisa bermain sepuasnya.
Berita Bola Online - Istimewanya lagi, bagi pegolf yang usianya di atas 60 tahun maka hanya dikenakan biaya 8 USD saja. “Di Amerika, segala kalangan bisa bermain golf, baik dari pekerja buruh hingga setingkat eksekutif. Apalagi lapangan golf di Amerika termasuk murah dengan didukung fasilitas lengkap serta landscape terbaik,” sambungnya.
Bagi Freddie, golf merupakan olahraga yang asyik dan seru. Banyak hal yang bisa didapatkan dari olahraga ini, salah satunya adalah kesehatan. Di lapangan pun, ia merasa lebih mudah menjalin pertemanan dengan cepat dan akrab.
Cari Situs Judi Online ? Silahkan hubungi customer service kami
( – ) BBM : DB6658CB
( – ) LINE : DEWA633
( – ) WA : +62 822 4627 6152


Tidak ada komentar