Iwan Seorang Pemuda Asal Samarinda Perkosa Nenek-nenek Ketika hendak Sholat Subuh Ke Masjid

Mabuk 3 Botol Miras, Iwan Perkosa Nenek Hendak Salat Subuh di Rumah Kosong
"Ilustrasi Pemuda Pengangguran Perkosa Nenek- nenek"

 Bandar Bola Online - Seorang Pria yang  sedang di pengaruhi minuman keras, Iwan (26), diringkus polisi setelah memerkosa TS (61), yang tak lain tetangganya. Pemerkosaan dilakukan pemuda pengangguran itu di rumah kosong di Jalan Pangeran Bendahara, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (5/3) pagi.

"Namun ketika nenek itu mau salat Subuh di masjid sekitar rumah. Pelaku lalu menarik korban, alasannya korban dipanggil ibunya," kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Seberang, Iptu Dedi Setiawan, ditemui merdeka.com di kantornya, Rabu (6/3).

Judi Bola Online - Namun, Iwan ternyata bohong. Bukannya membawa masuk ke rumahnya, dia malah membawa nenek ke rumah kosong. "Direbahkan, kemudian pelaku menyetubuhi korban. Itu masih pakai kain mukena," ujar Dedi.

Usai melakukan perbuatannya, korban ditinggalkan begitu saja. Sang nenek, kontan marah, dan melapor ke Polsek Samarinda Seberang. Siang harinya pelaku dibekuk. "Kita tangkap pelaku siang harinya. Tidak ada perlawanan," sebut Dedi.

Prediksi Bola Online - Ditanya penyidik, Iwan mengaku saat itu sedang mabuk miras. Korban yang masih tetangganya itu, memang sering lewat depan rumah pelaku, untuk salat Subuh. "Pelaku dengan korban ini, tidak ada hubungan apa-apa. Masih tetangganya," terang Dedi.

Ditemui di Polsek Samarinda Seberang, Iwan mengaku memang sedang mabuk. "Saya minum (miras) 3 botol. Memang mabuk waktu itu. Iya, saya kenal masih tetangga juga," kata Iwan.

Berita Bola Online - Polisi menetapkan Iwan sebagai tersangka, dengan jeratan Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan. Pakaian korban, jadi barang bukti. Iwan, kini dijebloskan ke penjara Polsek Samarinda Seberang.

Cari  Situs Judi Online  ?  Silahkan hubungi customer service kami

( – ) Website : www.dewa633.org
( – ) BBM : DB6658CB
( – ) LINE : DEWA633
( – ) WA : +62 822 4627 6152

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.