Sebuah Cuplikan Video Sempat Viral di Sosmed di Karena Umat Nasrani di Larang Ibadah

IMG-67500
"Ilustrasi Musyawarah Pihak Kepolisian & Kecamatan" 

Bandar Bola Online - Mencuak video amatir di media sosial sejak beberapa hari lalu, dimana beberapa orang menghentikan ibadah yang sedang dilakukan oleh umat beragama Nasrani.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Pertahanan Dusun III lewat kantor Camat, Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak. Dalam video itu, terlihat beberapa orang saling cekcok soal kembali aktifnya tempat ibadah tersebut. Video yang diunggah akun Instagram Halak Batak Marsada menyertakan caption, “Penolakan Gereja Kembali Viral Di Patumbak Medan Sumatra Utara.” Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi, ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu terjadi di Dusun III Sigara-gara.

 Pihaknya telah turun tangan menyelesaikan permasalahan. “Ke depan kita bakal mencegah kejadian serupa tidak terjadi lagi, supaya tidak menimbulkan keributan,” kata Ginanjar, Rabu (27/2/2019) sore. Terkait kasus tersebut, Ginanjar menjelaskan, bahwa sebelumnya sudah ada mediasi dan keputusan. “Sudah ada keputusan bahwa tidak ada kegiatan ibadah dulu di lokasi dan kedua belah pihak sudah menyetujui keputusan itu,” jelasnya. Namun, Minggu (24/2/2019) kemarin, dari pihak gereja melakukan kegiatan, yang membuat warga setempat tidak terima.

 Dam ini sudah menjadi kesepakatan yang waktu itu dihadiri oleh Muspika dan KUA juga hadir,” beber Ginanjar. Ginanjar menerangkan, ruko yang dijadikan tempat ibadah itu baru 3 kali melakukan kegiatan dan berdasarkan kesepakatan, tidak bisa digunakan sebagai tempat ibadah. “Karena sudah ada kesepakatan bersama oleh kedua belah pihak.

Judi Bola Online - Kasus ini sudah selesai, tinggal menunggu keputusan dari KUA dan Kecamatan Patumbak,” jelas Ginanjar. Terpisah, HS warga sekitar lokasi mengatakan memang Gereja masih baru dan belum ada izin. Awalnya ada dua orang bapak-bapak marah dan mengusir serta menyuruh tutup tempat ibadah.

“Mereka bilang di sini nggak ada yang boleh beribadah, tutup itu bubar kalian,” kata HS. Lanjut HS, jemaat meminta kepada kepala desa agar mereka bisa melanjutkan ibadah pada hari itu, tapi tidak diizinkan. “Seminggu ini aman buat beribadah. Tapi tidak tahu buat ke depannya, karena solusi masih dicari oleh Muspika Patumbak,” katanya. Sementara itu, Ketua PGI Sumut Darwis Manurung mengatakan, secara detail belum dapat cerita latar belakang kisah itu.

Ilustrasi Bangunan Ruko 

Prediksi Bola Online - Di video kan ada seseorang yang menunjukkan sepertinya lembaran hasil rapat. Namun, secara umum tentu kita prihatin bila di situasi sekarang masih ada pembubaran ibadah. Karena UUD melindungi pelaksanaan ibadah yang adalah hak yang tidak bisa dicabut oleh siapapun karena itu urusan antara manusia dengan Tuhan,” tegas Darwis.

 Oleh karena itu, lanjut Darwis, biarlah pihak aparat yang mengusutnya secara tuntas. Tentunya mengedepankan musyawarah dan dialog yang akan menciptakan kerukunan di tengah masyarakat.

“Kepada semua pihak kiranya mari saling menghargai dan saling menghormati sebagai sesama anak bangsa. Kekerasan bukanlah jalan penyelesaian. Sebagai umat yang sama beragama, mari juga menghargai sesama ciptaan Tuhan,” ujar  Darwis.


Berita Bola Online - Lebih lanjut, Darwis mengaku, belum berani mengatakan peristiwa itu ada nuansa politik. “Ada PBM yang mengatur pendirian rumah ibadah, tapi bukan untuk mempersulit, karena apabila syarat belum terpenuhi maka pemerintah daerah, yaitu Bupati atau Walikota harua memfasilitasi. Apalagi saat ini sedang memasuki proses Pilpres dan Pileg. “Mari kita sama-sama menjaga kekondusifan bangsa.

" Jangan hal yang sesungguhnya bisa diselesaikan dengan damai, dimanfaatkan orang-orang jahat untuk menciptakan kekisruhan, karena damai itu indah,” kata Darwis. (lana)

Cari  Situs Judi Online  ?  Silahkan hubungi customer service kami

( – ) Website : www.dewa633.org
( – ) BBM : DB6658CB
( – ) LINE : DEWA633
( – ) WA : +62 822 4627 6152

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.