Walaupun Suara Terpecah Demokrat Tetap Dukunng Dan Menangkan Prabowo-Sandi
![]() |
| Roy Suryo |
Walaupun begitu, Politisi Partai Demokrat Roy Suryo mengaku, partai yang identik dengan warna biru ini tetap akan solid dalam mendukung Prabowo sebagai Calon Presiden dan Sandiaga sebagai Calon Wakil Presiden periode 2019-2024. Meski sebelumnya telah membebaskan kadernya untuk memilih siapa capres-cawapres yang dijagokan nanti.
"Namun awal tahun dengan aktifnya internal di Prabowo-Sandi membuktikan bahwa kami serius kepada Prabowo-Sandi," kata Roy di Kantor Survei Indikator, Jakarta Pusat, Rabu (23/1).
Split ticket ini dapat mengidentifikasi setidaknya dua hal, yaitu keberhasilan partai dalam menjaga loyalitas pemilih dan kekuatan personal peserta pilpres untuk menarik sebanyak mungkin pemilih, bahkan dari basis partai yang tidak mengusungnya.
Roy Suryo memaparkan, fenomena split ticket saat ini bukan hanya terjadi sekarang tapi juga pada 2004 saat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) menjadi presiden. Judi Bola Online
"Pada tahun 2004 silam Demokrat sangat diuntungkan. Saat itu Demokrat memperoleh 7,5% di pemilu. Tapi sebagian besar pendukung Partai Golkar memilih SBY dibandingkan Wiranto," tegasnya.
"Dalam partai koalisi Joko Widodo- Ma'ruf Amin, hanya Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yang 100 persen mendukung pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01. Sedangkan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebanyak 66,6 persen yang mendukung Jokowi-Ma'ruf dan 27,0 persen mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Kemudian, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP) ternyata ada 6,0 persen yang mendukung Prabowo-Sandi. Dan sebanyak 90,1 persen yang mendukung Jokowi-Ma'ruf. Kemudian, Partai Golkar hanya 62,1 persen mendukung Jokowi-Ma'ruf dan 31,2 persen diantaranya mendukung Prabowo-Sandi.
Selanjutnya, hanya sebanyak 69,6 persen Partai NasDem mendukung Jokowi-Ma'ruf dan 27,8 persen diantaranya mendukung Prabowo-Sandi. Untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebanyak 53,7 persen mendukung Jokowi-Ma'ruf dan 43,2 persen diantaranya mendukung Prabowo-Sandi.
Kemudian Hanura sebanyak 59,1 persen mendukung Jokowi-Ma'ruf dan 39,6 persen diantaranya mendukung Prabowo-Sandi. Perindo, 69,9 persen mendukung Jokowi-Ma'ruf dan 27,9 persen mendukung Prabowo-Sandi. Terakhir, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), 91,9 persen mendukung Jokowi-Ma'ruf, dan 8,1 persen mendukung Prabowo-Sandi. Prediksi Bola Online
Namun, untuk Partai Politik Koalisi Prabowo-Sandi pun juga dinilai tidak solid. Karena, Partai Gerindra hanya 81,5 persen mendukung Prabowo-Sandi dan 14,1 persen diantaranya mendukung Jokowi-Ma'ruf.
Lalu, Partai Keadilan Sejahtera ( PKS), 73,7 persen mendukung Prabowo-Sandi, sedangkan 21,1 persen diantaranya mendukung Jokowi-Ma'ruf. Selanjutnya, Partai Amanat Nasional (PAN), 71,9 persen mendukung Prabowo-Sandi dan 26,0 persen diantaranya mendukung Jokowi-Ma'ruf.
Di partai lain, 54,1 persen basis Partai Demokrat mendukung Prabowo-Sandi dan 40,5 persen diantaranya mendukung Jokowi-Ma'ruf. Terakhir, 44,8 persen basis Partai Berkarya mendukung Prabowo-Sandi dan 42,1 persen diantaranya mendukung Jokowi-Ma'ruf.
Berita Bola Online - Dan untuk partai koalisi Jokowi-Ma'ruf lebih banyak terbelah pada kelompok etnis non Jawa, terutama Sunda, usia cenderung semakin muda, agama Islam, kelas bawah dan terutama di sekitar Banten, Jawa Barat dan Sumatera secara umum.
"Secara psikologis, basic koalisi Prabowo-Sandi lebih banyak terbelah pada kelompok perempuan, kelompok usia yang semakin tua, kalangan kerah biru, di pedesaan dan terutama di wilayah tengah pulau Jawa hingga timur Indonesia," kata Peneliti Senior Survei Indikator Rizka Halida.
Hasil Survei ini dilakukan dengan teknik multistage random sampling dan 1.220 responden. Memiliki margin of error +/- 2,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. Kemudian, responden terpilih dilakukan wawancara lewat tatap muka. Lalu dilakukan quality control secara random sebanyak 20 persen.
( – ) Website : www.dewa633.org
( – ) BBM : DB6658CB
( – ) LINE : DEWA633
( – ) WA : +62 822 4627 6152


Tidak ada komentar